Soal Ips Kelas 7 Potongan 5 - Kekuasaan Kolonial Di Indonesia

Soal IPS Kelas 7 Bab 5 – Kekuasaan Kolonial di Indonesia : Sahabat Defifa yang berbahagia, biar kita dalam menjalani hidup ini selalu ada dalam kesehatan. Pada kesempatan ini, Defifa melalui blog sederhana Defifa yang khusus untuk kumpulan soal akan menyajikan pola soal ulangan harian.

Adapun soal ulangan harian ini yakni pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk pola Soal IPS Kelas 7 Bab 5 perihal Kekuasaan Kolonial di Indonesia yaitu sebagai berikut:
 biar kita dalam menjalani hidup ini selalu ada dalam kesehatan Soal IPS Kelas 7 Bab 5 - Kekuasaan Kolonial di Indonesia

A. Pilihlah balasan yang tepat!
1. Kolonialisme di Indonesia gotong royong telah dimulai tahun 1511. Salah satu alasannya yaitu . . . .
a. semenjak ketika itu sudah banyak kerajaan yang menjajah daerah lain
b. di aneka macam daerah muncul koloni-koloni
c. bangsa Barat tiba dan memonopoli aneka macam pulau
d. Malaka berhasil direbut Portugis

2. Salah satu alasan bangsa-bangsa Barat berlomba-lomba tiba di Kepulauan Indonesia yaitu . . . .
a. tersedianya sumber daya alam dan jaringan perdagangan
b. mudahnya penguasa-penguasa lokal untuk diadu domba
c. bangsa Barat sangat berutang kecerdikan pada bangsa Indonesia
d. bangsa Barat ingin mengajari bangsa Indonesia cara menanam flora ekspor

3. Penampilan VOC berubah dari sebuah kongsi dagang menjadi sebuah tubuh yang seakan-akan berdaulat dan sanggup memerintah lantaran . . . .
a. hak dan wewenang yang dimiliki memang memungkinkan untuk itu
b. pejabat kolonial banyak yang berasal dari penguasa lokal
c. penguasa lokal memanfaatkan diri untuk menjadi pejabat kolonial
d. korelasi antara para pejabat colonial dengan penguasa lokal terlanjur akrab

4. J.P. Coen dianggap berperan dalam meletakkan dasar-dasar dari kolonialisme Belanda lantaran . . . .
a. dialah yang pertama kali mendarat di Banten tahun 1596
b. membangun pelabuhan Jakarta sebagai sentra kegiatan VOC tahun 1619
c. dialah yang menemukan daerah-daerah yang menjadi produsen rempah
d. berencana mendatangkan keluarga-keluarga Belanda ke Indonesia

5. Mengapa pemerintah kolonial cenderung menerapkan sistem pemerintahan tidak langsung?
a. Pemerintah kolonial merupakan pionir dalam hal demokrasi.
b. Penguasa-penguasa lokal mempunyai kecakapan yang tinggi dalam hal pemerintahan.
c. Pemerintah kolonial tidak ingin mencampuri kerajaan, tetapi sanggup mengeksploitasi penduduk.
d. Antara pemerintah kolonial dan penguasa lokal sudah ada kolaborasi dalam pemerintahan.

6. Perhatian pemerintah kolonial pada mulanya tertuju di Kepulauan Maluku, gres kemudian berpindah ke Jawa dan Sumatra. Perubahan ini antara lain disebabkan . . . .
a. rempah-rempah yang menjadi komoditas perdagangan ketika itu sudah habis
b. Maluku terlalu jauh letaknya dalam konstelasi jalur perdagangan Asia
c. terjadi rebutan hegemoni perdagangan di sekitar Kepulauan Maluku
d. Belanda beberapa kali mengalami kekalahan dalam peperangan di tempat timur Indonesia

7. Salah satu faktor yang mengakibatkan kebangkrutan VOC yaitu . . . .
a. utang dan korupsi yang dilakukan pejabat-pejabat VOC
b. sumber-sumber komoditas yang ada di Indonesia sudah habis
c. kebijakan yang diterapkan pejabat VOC di Indonesia salah sasaran
d. perdagangan rempah diambil alih oleh penguasa-penguasa lokal

8. Prinsip dasar yang menjadi tulang punggung kebijakan Raffles di Indonesia yaitu . . . .
a. bangsa Indonesia yaitu bangsa kuli yang wajib diperas tenaganya
b. seluruh tanah milik pemerintah dibagikan kepada rakyat untuk ditanami flora ekspor
c. beban pajak yang ditetapkan gubernur jenderal sebelumnya ditiadakan
d. semua tanah rakyat menjadi milik pemerintah

9. Salah satu faktor yang mengakibatkan tingginya laba yang diraih Belanda dalam kebijakan cultuurstelsel yaitu . . . .
a. pemberian rakyat untuk menanam flora baru
b. adanya manipulasi dalam realisasi kebijakan van den Bosch
c. kesadaran penduduk dalam membayar pajak
d. harga hasil bumi dibayar pemerintah sesuai harga pasar

10. Pada masa kolonial penyebaran agama kristiani cenderung sanggup cepat berkembang lantaran . . .
a. banyaknya orang Indonesia yang dikirim ke Vatikan oleh pemerintah Belanda
b. kegiatan missie dan zending didukung penuh oleh pemerintah Belanda
c. tidak adanya kendala dari orang Indonesia
d. sebelum kedatangan Belanda, orang Indonesia telah menjadi tokoh penyebar agama kristiani di Asia Tenggara

B. Jawablah pertanyaan dengan tepat!
1. Bagaimana proses terbentuknya kekuasaan kolonial di Indonesia?
2. Jelaskan apa yang kau ketahui perihal Cultuurstelsel!
3. Mengapa efek kolonialisme antara Jawa dan luar Jawa berbeda-beda? Jelaskan pendapatmu!
4. Berilah satu pola dan jelaskan munculnya perlawanan terhadap penetrasi kolonial di suatu daerah!
5. Jelaskan faktor-faktor yang mengakibatkan masuknya efek kristiani di Indonesia pada masa kolonial!

Demikianlah gosip yang sanggup disampaikan berkaitan dengan pola Soal IPS Kelas 7 Bab 5  perihal Kekuasaan Kolonial di Indonesia, yang bersumber dari Buku Bse Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Menengah Pertama Kelas VII, Departemen Pendidikan Nasional. Semoga bermanfaat!!!

0 Comments:

Post a Comment